mentari masih sungkan
menyembul dari selimut bumi
kaki-kaki tanpa alas telah giat berjalan
memikul isi perut bumi
untuk isi perut anak-anak yang lapar
meringis dengan tatapan nanar
saat mentari tak lagi malu-malu
pedati masih berkeliaran di jalan kota ini
becak masih setia memenuhi emperan toko yang pemiliknya orang nonpribumi
bus beradu sambil mengepulkan emisi
sesekali sumpah serapah sopirnya menghiasi siang yang tak ramah ini
sedang pohon-pohon nan asri
berganti menjadi kavling iklan dan pabrik komisi
saat mentari kembali ke peraduan sunyi
di ujung langitNya yang sepi
manusia tanpa alas kaki
kembali menemui buah hati
memberi sesuap nasi
yang telah kelaparan setengah hari
berharap ada rizqi di esok hari
untuk kembali berangkat saat mentari masih sembunyi
sedang manusia berdasi
penat melepas otak yang dipenuhi
nafsu duniawi
dengan tarian para dewi-dewi
yang tunduk saat komisi
diselipkan ke sandang yang mini
sedang manusia yang takut Illahi
merayu sukma, bergelut rindu di hati
di rumah suci nan jauh dari polusi
di sudut kota yang kian mati ini
mati dari hati nurani
saat mentari nampak esok hari
apa yang akan terjadi?
0 Comments
Diposting oleh
asma"noviana"1001 ,
Label:
kursi berfikir
,
01.12
putih bening menjadi cokelat berarus...
diam berubah ganas...
semua kau libas tanpa ampun...
sebab hanya satu tujuan...
mengalir...
dan terus mengalir...
kau tertawa
saat manusia menggigil di atap kepasrahan
saat manusia tumbul tenggelam dalam kuasamu
saat ajal menjemput nyawa
kau tertawa saat manusia menangis...
"biar, salah sendiri kau buat aku seperti ini.."
kini lara yang tertinggal
pahit yang tersisa
namun asa manusia masihlah ada
untuk membuatmu tak menangis
namun tertawa...
dan tertawa bersama manusia
bukannya tertawa saat mereka menangis...
dan tertawa saat kau menangis...
berjuta asa
berlinang dosa
berpadu dalam lautan kasih
beradu dalam gemuruh pencari cinta
30 hari
ada 720 jam
ada 43200 menit
ada 2592000 detik
tik tok
tik tok tik
ia kan berlalu tanpa makna bila kita tak mewarnainya
ia kan hilang bersama cinta yang berakhir perih
ia kan hilang bersama bayang semu bernama dunia..
tik tok..
dan hanya sang pencari cinta
yang berhasil mendapatkan cinta sejatinya..
"tuk para perindu surga..sabarlah, saat yang tepat pasti tiba dg maniez..."
Langganan:
Komentar (Atom)
