Tampilkan postingan dengan label kelana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kelana. Tampilkan semua postingan

the OLd Date


saat senja datang
semua harap seolah tiarap
tergerus oleh waktu yang tak terburu
kecuali bagi para pecinta malam

Jalan kertajaya, sebagai salah satu jalan di kota pahlawan ini hampir menyuguhkan pemandangan yang sama. Tiap tanggal tua hampir menyisakan separuh badan jalan karena biasanya para aparat pemerintah itu mengadakan operasi. Namun pertanyaan yang sering mampir ke benak vi adalah kenapa selalu tiap tanggal tua? alias tanggal 20 ke atas..?


Jika memang tujuannya untuk penertiban lalin per bulannya it's ok..tapi saat akhirnya menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa polisi itu perlu "nyeper" alias butuh tambahan uang...ah, betapa kasihannya...

Ada banyak kesimpulan terhadap operasi ini...sayangnya semua bernada miring bagi para penegak disiplin itu...Ya, moga saja mereka bisa menunjukkan citra yang lebih baik lagi...

Hero City, 24 april 2008...gimana kabar bro yang dulu suka demo polisi tapi ternyata sekarang jadi polisi ya..?


berapa kilometer mereka mengenalmu..?


Sore saat aku berkelana mencari rumah seorang ibu yang direkomendasikan ”ummi” agar kami mendatangi rumahnya…dengan modal alamat yang sudah kami kenal daerahnya kami menyusuri gang-gang kecil di arah barat RSU Dr. Soetomo Sby…

“Mbak mau ke tempatnya Pak A ya…?” aku dan teman yang kubonceng menggeleng dengan menjawab ”tidak, kita nyari rumahnya mbak Yul, bu..” kataku yang disambut dengan ”ooo...” para ibu-ibu yang sedang berkumpul di dekat pos kamling. Ah, ibu2 pasti senang sekali dengan acara kumpul-kumpul, batinku

Kami melanjutkan pencarian, hingga 100 meter dari kami ditanya tadi ada ibu yang berkata setengah berteriak pada kami..”Mbak, tadi Bu Yul bilang, agendanya diganti pekan depan...soalnya orang tua beliau sakit...”Antara kaget dan senang kami mengucapkan terima kasih pada ibu yang ”menghadang” tadi. Hhah, kok tahu...?

Wah, hebat...belum juga sampai ke rumah beliau yang kami pun juga belum pernah ketemu mbak Yul apalagi tahu rumahnya, tetangganya sudah tahu gelagat tamu yang akan datang menuju rumahnya. Bahkan yang membuat aku dan temanku senyum-senyum adalah saat ibu yang berpakaian daster lengan pendek tadi bisa tahu agenda tamu-tamu yang akan datang ke rumah Mbak Yul tadi.

Aku dan temanku jadi punya inspirasi saat kami nanti diamanahi menjadi ratu di rumah...Pingin menjadi orang terdekat dan pertama di hati para tetangga...pingin menjadi teladan bagi tetangga....Ah, begitu indahnya..

Lantas aku menghitung berapa banyak sudah tetangga kontrakanku yang mengenalku...Ah, aku sih selalu menyapa mereka dari ujung gang sampai ujung akhir gang apalagi dengan jaket yang ada namaku..Tapi aku merasa mesti banyak belajar dari Mbak Yul tadi. Ndak lucu lah, jika saat Indonesia hiruk-pikuk dengan Politiknya tiba-tiba kita yang semula seperti manusia super dengan keluar rumah pagi buta dan pulang malam, menjadi sosok yang super ramah dengan tetangga kita sambil memakai pin kampanye....

Ah, jadi ingat kampung halamanku...Saat tak seorang pun tak mungkin tidak kenal tetangganya...bahkan bisa dibilang orang sekampung pun pasti tahu vi anaknya siapa hehehe...

April, 06th 2008, suatu senja bersama kakak yang sudah jadi ibu...